Pengurus Forum Dai Milenial (FDM) Study Banding Ke Kampung Pare

- Editor

Saturday, 10 August 2024 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh-satupenatv.com: 10 Agustus 2024 – Ketua Forum Dai Milenial (FDM) bersama dua pengurus mengambil langkah penting dalam pengembangan kualitas pendidikan bahasa dengan melakukan study banding ke Kampung Pare, Kediri, Jawa Timur. Kampung Pare, yang dikenal sebagai “Kampung Inggris,” merupakan pusat pembelajaran bahasa yang terkenal di Indonesia, dengan berbagai lembaga kursus yang menawarkan program intensif dalam berbagai bahasa, khususnya bahasa Inggris.

Akbar Miswari bersama dua rekannya Muhammad Alawi Muhni (Putra Sulung Abiya Muhammad) dan Muhammad Kamal Fasha (Putra Ayah Sop Jeunieb) berangkat ke Surabaya melalui bandara SIM dan transit di Bandara Soeta. Selama di Kampung Pare, mereka akan mempelajari metode pengajaran bahasa yang inovatif dan efektif, serta mengkaji bagaimana konsep-konsep ini dapat diadopsi dan diterapkan di berbagai lembaga pendidikan di Aceh.

“Keberangkatan kami ke Kampung Pare adalah bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas bahasa generasi milenial. Kami berharap, dengan membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari sana, dapat mengembangkan program bahasa yang lebih baik untuk para santri dan anak muda Aceh,” ujar ketum FDM.

Baca Juga:  Edukasi Humanis dalam Optimalisasi Keselamatan Berkendara: Upaya Satlantas Polres Pidie Jaya

Selain fokus pada bahasa inggris, mereka juga akan menjajaki peluang untuk mengembangkan program pengajaran bahasa Arab dan bahasa lainnya yang relevan bagi santri di lingkungan pesantren. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi bahasa santri dan anak muda, yang pada gilirannya akan mendukung mereka dalam mengakses literatur keagamaan internasional dan mengembangkan potensi akademik mereka secara lebih luas.

Study banding ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, dengan hasil yang akan dilaporkan dan diimplementasikan segera setelah kepulangan ke Aceh. FDM optimis bahwa inisiatif ini akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam memperkaya bahasa untuk diaplikasikan dalam setiap gerakan dakwah berikutnya.(**)

Berita Terkait

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat
Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan
Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu
Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening
Curi ATM dan Gasak 94 Juta, Warga Bireuen Ditangkap Opsnal Jatanras Polresta Banda Aceh
Camat Muara Tiga Ngopi Bareng Dan Bersilaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat
Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul
Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 12:39 WIB

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat

Friday, 29 August 2025 - 09:32 WIB

Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

Friday, 29 August 2025 - 09:29 WIB

Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu

Friday, 29 August 2025 - 08:45 WIB

Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening

Friday, 29 August 2025 - 07:53 WIB

Curi ATM dan Gasak 94 Juta, Warga Bireuen Ditangkap Opsnal Jatanras Polresta Banda Aceh

Thursday, 28 August 2025 - 16:24 WIB

Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul

Thursday, 28 August 2025 - 09:12 WIB

Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie

Thursday, 28 August 2025 - 09:09 WIB

Polres Pidie Ikut Serta Donor Darah pada Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

Berita Terbaru