Jombang, 2 April 2025 – (media)satupenatv.com.
Banjir kembali melanda Dusun Gentengan, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, air kiriman dari daerah Kediri menjadi penyebab utama, ditambah dengan intensitas curah hujan tinggi yang memperparah kondisi. Ratusan rumah warga kini terendam, memaksa mereka untuk bertahan dalam situasi yang sulit apalagi masih dalam suasana lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
Warga setempat mengungkapkan bahwa banjir ini telah menjadi ancaman tahunan yang tak kunjung teratasi. “Setiap kali hujan deras turun di daerah hulu, kami selalu was-was. Air pasti datang dan merendam rumah kami,” ujar seorang warga terdampak dengan nada pasrah.
Beberapa faktor utama yang menyebabkan banjir ini terus terjadi, antara lain disebabkan:
1. Air kiriman dari hulu dengan debit air yang besar hingga menyebabkan air sungai meluap dan tidak mampu menampung derasnya aliran.
2. Drainase yang buruk menyebabkan saluran air yang kurang memadai mempercepat genangan di pemukiman.
3. Pendangkalan Sungai akibat jarangnya normalisasi pengerukan sungai bisa mengurangi kapasitas tampungan air dan mempercepat luapan sungai.
4. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun dalam durasi panjang memperparah kondisi banjir.
Masyarakat dusun Gentengan Pulolor Jombang berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengatasi banjir yang terus berulang. Beberapa solusi yang mereka harapkan diantaranya dengan peningkatan infrastruktur drainase untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan, normalisasi sungai melalui pengerukan secara berkala guna memperbesar kapasitas aliran air, pembangunan embung atau bendungan kecil sebagai penampungan air sementara sebelum mencapai pemukiman, pemasangan sistem peringatan dini guna meminimalisir dampak bencana terhadap warga masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa upaya penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. “Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah, bukan hanya bantuan saat banjir datang, tetapi juga solusi jangka panjang untuk pencegahan,” ujarnya.
Adapun upaya penanganan mengatasi banjir ini bertujuan untuk mengurangi risiko dan dampak banjir terhadap kehidupan warga masyarakat dusun Gentengan Desa Pulolor, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan lingkungan yang lebih aman dan nyaman dan memperbaiki sistem drainase maupun infrastruktur termasuk pengendalian air untuk mencegah banjir di masa depan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola air dengan bijak.
Pemerintah daerah telah menyatakan komitmennya untuk segera melakukan kajian dan mencari solusi efektif guna mengatasi permasalahan ini. Diharapkan, langkah-langkah konkret segera direalisasikan agar masyarakat Pulo Gentengan tidak lagi menjadi langganan korban banjir tahunan yang terus menghantui mereka.( Darwito. Satupena tv)