FORBINA: Hentikan Kriminalisasi, PT Mifa Harus Cabut Laporan Terhadap Bupati Aceh Barat

- Editor

Saturday, 28 June 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh,satupenatv.com: Forum Bangun Investasi Aceh (FORBINA) melalui Direktur Eksekutifnya, Muhammad Nur, S.H., mendesak PT Mifa Bersaudara segera mencabut laporan polisi terhadap Bupati Aceh Barat, Tarmizi. Menurutnya, pelaporan terhadap kepala daerah bukanlah solusi yang tepat dalam menyikapi dinamika di lapangan, apalagi jika hanya berangkat dari persoalan miskomunikasi antara perusahaan dan pemerintah daerah. Sabtu (28 Juni 2025).

“Kita paham, ada dinamika lapangan. Tapi sedikit masalah bukan berarti jalan keluarnya harus main lapor ke polisi. Ini bukan soal pidana, ini soal komunikasi. Apakah PT Mifa lupa sedang berada di mana, mengambil hasil dari mana, dan berkegiatan untuk apa? Jangan lupakan bahwa Meulaboh adalah tanah masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi martabat dan dialog,” tegas Muhammad Nur.

Menurutnya, perusahaan besar seperti PT Mifa harus menunjukkan sikap bijak, menghargai kepala daerah sebagai simbol demokrasi yang dipilih rakyat. “Mifa tidak boleh merasa diri paling berkuasa atas sumber daya alam. Justru mereka harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, bukan pihak yang membuat konflik dengan elite lokal,” lanjutnya.

Baca Juga:  Berlangsungnya Pesta Demokrasi Pilkada !! Babinsa Koramil 03/Timang Gajah Himbau Warga Jaga Ketertiban di TPS

FORBINA juga menilai langkah pelaporan ini berpotensi memicu ketegangan horizontal yang merugikan iklim investasi di Aceh Barat. “Pendukung kepala daerah tentu tidak tinggal diam jika pemimpinnya dikriminalisasi. Ini bisa berdampak pada stabilitas dan kinerja pemerintahan daerah. Karena itu kami tegaskan, ruang dialog harus dikedepankan, bukan pendekatan emosional atau adu kekuatan,” ujar Muhammad Nur.

Sebagai langkah konkret, FORBINA juga mendorong Bupati Aceh Barat untuk segera membentuk tim ahli khusus yang fokus di sektor mineral, batu bara, dan perkebunan sawit. “Tim ini penting untuk memperkuat posisi daerah dalam mengawal investasi secara profesional, adil, dan berkelanjutan. Kita butuh pendekatan yang kolaboratif, bukan konfrontatif,” pungkasnya.(**)

Berita Terkait

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat
Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan
Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu
Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening
Curi ATM dan Gasak 94 Juta, Warga Bireuen Ditangkap Opsnal Jatanras Polresta Banda Aceh
Camat Muara Tiga Ngopi Bareng Dan Bersilaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat
Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul
Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 12:39 WIB

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat

Friday, 29 August 2025 - 09:32 WIB

Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

Friday, 29 August 2025 - 09:29 WIB

Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu

Friday, 29 August 2025 - 08:45 WIB

Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening

Friday, 29 August 2025 - 07:53 WIB

Curi ATM dan Gasak 94 Juta, Warga Bireuen Ditangkap Opsnal Jatanras Polresta Banda Aceh

Thursday, 28 August 2025 - 16:24 WIB

Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul

Thursday, 28 August 2025 - 09:12 WIB

Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie

Thursday, 28 August 2025 - 09:09 WIB

Polres Pidie Ikut Serta Donor Darah pada Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

Berita Terbaru