Pidie – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Pidie sukses melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H bersama Ikatan Persaudaraan Disabilitas Pidie (IPDP). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu siang, 27 Agustus 2025, bertempat di Dayah Mahad Hidayatullah Al Aziziyah (MAHIA), Gampong Mali Guyui, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie, Samhudi, S.Si, Kasi Bimas Islam Tgk. Isafuddin, M.H, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Dr. Darwin, S.Ag., M.H, beserta rombongan, jajaran pengurus PD IPARI Pidie, serta komunitas disabilitas dan pendamping. Total peserta mencapai 180 orang.
Suasana khidmat tercipta melalui lantunan maulid Berzanji. Kepala Kankemenag Pidie dalam sambutannya menegaskan bahwa disabilitas harus dimaknai sebagai kemuliaan Allah SWT, sembari mengangkat kisah sahabat Nabi, Abdullah bin Ummi Maktum, sebagai teladan kemandirian dan semangat ibadah.
Tgk. Bahagia, S.Ag., dalam tausiah menyampaikan keteladanan akhlak Rasulullah SAW yang mampu menaklukkan hati melalui kasih sayang dan penghormatan. Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada komunitas disabilitas serta kenduri bersama, sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan.
Ketua PD IPARI Pidie, Tgk. Mukhlisuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum merajut dakwah inklusif, sehingga penyuluhan agama hadir bagi semua lapisan masyarakat, termasuk sahabat-sahabat disabilitas.
Dengan semangat kebersamaan ini, PD IPARI Pidie meneguhkan komitmen untuk terus menghadirkan dakwah yang ramah, inklusif, dan menyentuh semua kalangan.(**)