Aceh Timur, Satupenatv.com.– Masyarakat SP 1 Kuala Pangoh, Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, mengeluhkan kondisi jalan utama di wilayah mereka yang rusak parah. Jalan sepanjang lebih dari 2 kilometer itu hingga kini belum pernah tersentuh perbaikan sejak pertama kali dibangun pada tahun 1996 melalui program transmigrasi.
Jalan yang menjadi akses keluar-masuk serta jalur utama mengangkut hasil pertanian warga tersebut kini dipenuhi lubang dan parit di sepanjang badan jalan. Kondisi semakin parah ketika musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur sehingga sulit dilalui, baik kendaraan roda empat maupun roda dua.
“Ketika musim hujan, jalan sama sekali tidak bisa dilewati. Bahkan petani terpaksa memikul hasil panen mereka seperti zaman sebelum Indonesia merdeka,” ungkap Wakil Ketua Tuhapeut Gampong Bunin, M. Ali Hanafiah, kepada media ini, Kamis (28/8/2025).
Ali menjelaskan, jalan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali direncanakan untuk dibangun menggunakan Dana Desa. Namun, keterbatasan anggaran membuat rencana itu tidak dapat direalisasikan.
“Dana Desa tidak mencukupi karena wilayah Gampong Bunin cukup luas dengan enam dusun. Ditambah lagi tipe desa Bunin termasuk kategori C, yang membuat anggaran semakin terbatas,” terangnya.
Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera turun tangan membangun jalan tersebut agar masyarakat dapat lebih mudah beraktivitas, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian.
“Kami sangat berharap Pemkab Aceh Timur dapat segera memperhatikan kondisi jalan SP 1 Kuala Pangoh ini, demi kelancaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.