Inilah 6 langkah strategis Rosman Djohan Institut untuk menciptakan SDM Babel yang handal dan berkualitas

- Editor

Tuesday, 12 November 2024 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pangkalpinang – Rosman Djohan Institut hingga saat ini terus menggencarkan program kuliah gratis khususnya kepada generasi muda yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan handal sehingga diharapkan nantinya para putra daerah ini dapat menerapkan ilmu ini ke daerah dan mengembangkan potensi yang ada di tempat tinggal masing-masing.

Demikian hal ini disampaikan oleh Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman kepada awak media.

Menurut dia, konsep menempatkan mahasiswa di desa-desa untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal sesuai dengan produk unggulan dapat membantu perkembangan desa tersebut lebih cepat.

Disisi lain, program yang sudah dicanangkan ini nantinya akan memberikan dampak positif, baik itu masyarakat, desa, hingga perguruan tinggi para pelajar itu menuntut ilmu.

“Bagi Desa tentu dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, dan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Erzaldi.

“Begitu pula bagi mahasiswa itu sendiri, dapat menambah pengalaman langsung di lapangan, meningkatkan keterampilan sosial dan profesional. Dan bagi perguruan tinggi dapat membuktikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat,” sambung dia.

Sementara itu, Erzaldi juga telah merangkum langkah-langkah strategis untuk mendukung terealisasinya program besar tersebut, diantaranya:

1. Identifikasi Potensi Desa;
Pemetaan Produk Unggulan Desa: Lakukan survei untuk mengidentifikasi produk unggulan atau potensi ekonomi desa (misalnya, kerajinan, hasil pertanian, wisata, atau budaya lokal).

Baca Juga:  Yuri Kemal"Pelabuhan Sadai Memiliki Potensi Besar untuk Pusat Aktivitas Ekonomi Negeri junjung Besaoh"

Analisis SWOT: Analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari produk unggulan tersebut.

2. Pemilihan Mahasiswa;
Pilih mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan desa, misalnya mahasiswa ekonomi, pertanian, pariwisata, atau teknologi informasi. Pertimbangkan kombinasi lintas jurusan agar program lebih komprehensif.

3. Pelatihan Mahasiswa;
Berikan pelatihan kepada mahasiswa tentang pendekatan pembangunan desa, kewirausahaan, pemasaran, dan teknologi. Pastikan mahasiswa memahami budaya lokal agar interaksi dengan masyarakat lebih efektif.

4. Implementasi Program;
Pendampingan Usaha Lokal: Mahasiswa membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas produk unggulan desa, seperti pengolahan hasil panen atau inovasi produk kerajinan.

Pelatihan Digitalisasi: Edukasi masyarakat tentang pemasaran digital, e-commerce, dan penggunaan media sosial untuk memperluas pasar.

Peningkatan Infrastruktur Ekonomi: Bantu desa dalam menyusun rencana pembangunan ekonomi jangka panjang, seperti menciptakan koperasi atau kelompok usaha bersama.

5. Edukasi dan Keberlanjutan;
Pendidikan Masyarakat: Berikan pelatihan langsung kepada masyarakat, seperti cara meningkatkan efisiensi produksi atau diversifikasi produk.

Penguatan Kelembagaan Desa: Perkuat peran BUMDes atau lembaga lokal lainnya agar program tetap berjalan setelah mahasiswa selesai bertugas.

6. Monitoring dan Evaluasi;
Lakukan evaluasi secara berkala terhadap keberhasilan program. Dokumentasikan proses dan hasilnya sebagai laporan untuk digunakan pada program serupa di masa depan.

“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat, program ini dapat menciptakan dampak yang signifikan dan berkelanjutan,” imbuh Erzaldi.

(Evan)

Berita Terkait

Ketua PEKA Babel” Sistem Acak Pada Pemilih Pilkada 2024 di Duga Dikondisikan”
Erzaldi Rosman dan Keluarga Gunakan Hak Suara di TPS 001 Beluluk
Hj.Melati Erzaldi “Jangan Salah Pilih Pemimpin untuk Babel lima tahun Ke Depan”
Langkah – langkah Strategis Erzaldi Untuk Tata Kelola Pendidikan yang lebih Baik
Pilih Paslon Nomor 1, BERAMAL: Bangun Babel dengan Kolaborasi Tegak Lurus
Erzaldi : Peluang UMKM untuk berkembang diberbagai Sektor Usaha
Memaknai Pemanggilan, Pemeriksaan dan Pemberian Keterangan Dalam Perspektif Hukum Pidana
Program Kerja Realistis Erzaldi – Yuri dipastikan berdampak ke Ekonomi Babel
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 12:39 WIB

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat

Friday, 29 August 2025 - 09:32 WIB

Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

Friday, 29 August 2025 - 09:29 WIB

Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu

Friday, 29 August 2025 - 08:45 WIB

Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening

Friday, 29 August 2025 - 07:11 WIB

Camat Muara Tiga Ngopi Bareng Dan Bersilaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Thursday, 28 August 2025 - 16:24 WIB

Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul

Thursday, 28 August 2025 - 09:12 WIB

Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie

Thursday, 28 August 2025 - 09:09 WIB

Polres Pidie Ikut Serta Donor Darah pada Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

Berita Terbaru

DKI JAKARTA

Karya Bakti Babinsa Saat Membantu Masyarakat

Saturday, 30 Aug 2025 - 05:33 WIB