Dituding Memiliki Beking Perekrutan PKWT PTPN IV, Keluarga Anak Yatim Merasa Terzalimi

- Editor

Tuesday, 11 February 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa- satupenatv.com

 

Kisah pilu seorang anak yatim yang ditinggalkan oleh seorang ayah pada usia 6 bulan kini telah lulus menjadi karyawan Perekrutan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di PTPN IV Regional 6 pada tahun lalu.

 

Pun demikian, dirinya sempat diberitakan disalah satu media online kota Langsa dalam perekrutan karyawan yang dituding adanya Praktik Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN).

 

Bahkan, hal ini sangat menyayat jantung saat informasi diketahui oleh seorang yang telah membesarkannya (Paman) pada kala itu.

 

Tudingan adanya praktik KKN dalam perekrutan karyawan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) di PTPN IV Regional 6 yang diberitakan di salah satu media online Kota Langsa sangat melukai perasaan keluarga seorang anak yatim yang lulus dalam seleksi tersebut.

 

“Kami sebagai orang kecil sangat kecewa dengan pemberitaan di salah satu media online Kota Langsa atas tudingan adanya bekingan pada saat perekrutan karyawan PKWT di PTPN IV Regional 6 yang mencantumkan nama keponakan saya,” ungkap Rizal, warga Paya Bujok Seulemak yang merupakan paman Ade Vikky Al Azy Zy saat ditemui awak media di Langsa, Senin (10/02/2025).

Baca Juga:  IAIN Langsa Wisuda 567 Lulusan Sarjana dan Magister Tahap I Tahun 2024

 

“Padahal keponakan saya yang bernama Ade Vikky Al Azy Zy lulus murni tanpa adanya bekingan seperti yang dituduhkan di media tersebut,” imbuhnya.

 

Rizal yang berprofesi sebagai buruh bangunan menceritakan bahwa Ade Vikky Al Azy Zy yang sudah menjadi yatim sejak umur 6 bulan karena ayahnya meninggal dalam mengikuti test perekrutan tersebut tanpa ada sanak famili di perusahaan itu.

 

“Keponakan saya hanya meminta bantuan kepada Allah SWT dalam mengikuti test perekrutan karyawan PKWT di PTPN IV Regional 6. Jadi tudingan di pemberitaan itu terhadap keponakan saya tidak benar,” katanya.

 

“Kami merasa terzalimi oleh tudingan pemberitaan di media itu, karena setelah membaca berita tersebut keponakan saya sangat terganggu pikirannya,” terangnya.

Berita Terkait

Panitia Desa Kepundungan Kecamatan Srono Gelar Pawai Budaya Peringatan HUT .
SMKN 1 Jombang Gelar Guru Tamu DKV: “Komunikasi Kreatif, dari Narasi Menjadi Visualisasi”*
Gebyar Jalan Sehat Desa Pulolor Meriahkan HUT Ke 80 Dengan Jalan Sehat Semangat Dan Berkah
Semarak HUT RI KE-80 Desa Jamur Jelatang Adakan Berbagai Perlombaan Sebagai Simbolis Rasa Sukur Dan Semangat Terbaru Membangun Negeri
Lapas Lumajang Gelar Fun Walk, Pererat Kebersamaan Pegawai dan Keluarga
Lapas Lumajang Gelar FMD: Tingkatkan Fisik, Mental, Disiplin, dan Sinergitas Petugas
Run Community MTsN 6 Ponorogo Ikuti Merdeka Run 2025 Bersama Menko AHY di Monumen Reog
Diwarnai Doa Bersama, Barikan, dan Santunan Gebyar Tasyakuran Desa Pulolor Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80*
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 12:39 WIB

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat

Friday, 29 August 2025 - 09:32 WIB

Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

Friday, 29 August 2025 - 09:29 WIB

Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu

Friday, 29 August 2025 - 08:45 WIB

Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening

Friday, 29 August 2025 - 07:53 WIB

Curi ATM dan Gasak 94 Juta, Warga Bireuen Ditangkap Opsnal Jatanras Polresta Banda Aceh

Thursday, 28 August 2025 - 16:24 WIB

Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul

Thursday, 28 August 2025 - 09:12 WIB

Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie

Thursday, 28 August 2025 - 09:09 WIB

Polres Pidie Ikut Serta Donor Darah pada Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

Berita Terbaru