Tersangka Kasus Penganiayaan di Pasang Gelang Alat Deteksi

- Editor

Wednesday, 18 December 2024 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH, SatupenaTV.com Dua orang tersangka di pasangkan gelang tahanan kota oleh Kejaksaan Negeri Bener Meriah. Pemasangan itu dilakukan oleh Kasintel Kejaksaan Negeri Bener Meriah, Alamsyah Budin, SH.,MH bersama staf intelijen.

Diketahui terdakwa yang dipasang gelang tahanan kota itu yakni pria berinisial MFL dan wanita berinisial LN, mereka ber dua di pasang gelang tahanan kota atas kasus penganiayaan di salah satu Masjid Desa Kute Kering, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Tahanan kota ini diberlakukan selama 20 hari terhitung mulai 17 Desember 2024 hingga 05 Januari 2025.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bener Meriah Alamsyah Budin, SH.,MH mengatakan kedua terdakwa di pasang gelang deteksi (GPS) berstatus tahanan kota (TK) selama 20 hari kedepan terhitung sejak tanggal 17 Desember.

“Dengan di pakai nya gelang ini tersangka dapat terpantau lokasi keberadaannya dan dapat mencegah pelarian atau mengantisipasi kabur,” ujarnya.

Baca Juga:  Duratun Nasihin Caleg PNA nomor Urut 7 Gencarkan Silaturrohmi Bersama Puluhan Tokoh Di Tiga Kecamatan

Penanganan perkara ini di tangani oleh Jaksa Fungsional, Akbarsyah, SH. Pemasangan gelang tahanan kota ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan upaya memastikan tersangka tetap menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan alat deteksi ini maka pergerakan terhadap kedua tersangka yang menjalani tahanan kota dapat terpantau keberadaannya.

Alamsyah mengatakan bahwa gelang tahanan tersebut bisa dipasang di kaki maupun di tangan para tersangka, namun pemasangan gelang itu harus mempertimbangkan persetujuan dari tersangka.

Ditambahkannya, gelang tahanan tersebut akan berbunyi jika tersangka terdeteksi akan ke luar kota tanpa seizin Jaksa Penuntut Umum.

“Jadi, alat ini mengantisipasi para tersangka kabur dan kecanggihan alat ini dapat memudahkan pengejaran terhadap tersangka,” tutupnya.

Reporter : Brayen

 

 

 

Berita Terkait

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat
Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan
Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu
Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening
Curi ATM dan Gasak 94 Juta, Warga Bireuen Ditangkap Opsnal Jatanras Polresta Banda Aceh
Camat Muara Tiga Ngopi Bareng Dan Bersilaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat
Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul
Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 12:39 WIB

Ojol Jadi Korban, Dr Iswadi Desak Presiden Turun Tangan dan Berdialog Dengan Rakyat

Friday, 29 August 2025 - 09:32 WIB

Satlantas Polres Pidie Pasang Spanduk Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

Friday, 29 August 2025 - 09:29 WIB

Dari Literasi hingga Ekonomi Kreatif, RPIA Buka Jalan Masa Depan Anak dan Ibu

Friday, 29 August 2025 - 08:45 WIB

Jumat Berkah, Rumah Makan King Food dan Cofee Gelar Grand Opening

Friday, 29 August 2025 - 07:11 WIB

Camat Muara Tiga Ngopi Bareng Dan Bersilaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Thursday, 28 August 2025 - 16:24 WIB

Petani Kuala Pangoh Keluhkan Jalan Rusak, Hasil Panen Terpaksa Dipikul

Thursday, 28 August 2025 - 09:12 WIB

Kapolres Pidie Dukung UMKM Lokal, Cicipi Mie Suree di Pantai Ujong Pie

Thursday, 28 August 2025 - 09:09 WIB

Polres Pidie Ikut Serta Donor Darah pada Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80

Berita Terbaru

DKI JAKARTA

Karya Bakti Babinsa Saat Membantu Masyarakat

Saturday, 30 Aug 2025 - 05:33 WIB